Akhir pekan kemarin saya lihat orang nge-vape, tapi ada rokoknya. Karena sudah lama penasaran, akhirnya saya tanya, “itu rokoknya yang ditaro di situ bebas rokok apa aja? Gunanya mesinnya untuk apa?”
“Ini rokok khusus, jadi sistemnya sistem induksi gitu, di dalam rokoknya kayak ada lempeng besinya.”
Wow! Keren sekali teknologi rokok sekarang, ada yang pakai api, ada yang induksi, sudah seperti kompor saja.
Saya rasa akan segera datang inovasi kompor tanam, eh vape tanam, langsung di lidah, tinggal ditempelin rokoknya saja, nggak perlu repot bawa-bawa mesinnya.
Ayo industri vape, jangan mau kalah sama susuk yang sudah ditanam-tanam sejak zaman dahulu kala.
Atau bisa saja nanti ada vape dua tungku, tiga tungku. Sekali bakar, dua tiga rokok terlampaui.
Kalau “perapiannya banyak” kita bisa lebih liar lagi bermain rasa, tinggal diatur porsi pembakarannya saja di setiap tungku. Industri pun bisa lebih maju karena member komunitas bisa saling tukeran resep di Cookpad (lumayan untuk menambah lini bisnis tuh!)
Bisa juga kayak parfum nanti, kalau kamu bakar A di tungku 1, B di tungku 2, dan C di tungku 3, hasilnya:
- Top notes: vanilla
- Middle notes: fruity, lemon, oranges
- Base notes: kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin